Februari 29, 2012

CARA EDIT ATAU MENGATUR FRIEND LIST (DAFTAR TEMAN) FACEBOOK

FACEBOOK Merupakan jejaring sosial yang paling digemari.saat ini.
hampir setiap remaja pasti memiliki FACEBOOK (add facebook blognya anak gaptek www.facebook.com/ayead )

berapa banyak teman sobat di facebook?

kalau jumlahnya masih puluhan sih mungkin gampang untuk dikelola, tapi kalau jumlahnya sudah ratusan bahkan ribuan pasti sobat bakalan pusing mengelolanya.
untuk itu sebaiknya kita memanfaatkan fitur 'FRIEND LIST'  yang sudah sejak dahulu tersedia di facebook kita.
gunanya ialah untuk mengelompokkan teman teman yang ada ke dalam sebuah daftar.
misalnya kita membuat daftar 'FAMILY', jadi semua orang di fb sobat yang merupakan keluarga  sobat , sobat masukan kedalam daftar 'FAMILY' yang sobat buat.
dengan mengelompokkan teman2 yang ada di fb kita akan jadi lebih mudah baik itu untuk mencari teman,mengirim pesan, dan juga chatting karena di daftar chat kita akan terkelompok sesuai dengan daftar yang kita buat tadi.

lalu bagaimana cara meamasukan teman-teman dalam facebook kita ke dalam daftar teman /  'FRIEND LIST' DI FACEBOOK??

ada 2 cara yaitu:
memasukan kedalam daftar list teman

1. sobat bisa menambahkannya pada saat sobat mau add orang. di situ ada pilihan 'add too list'
   MASukan ke dalam list / daftar yang di inginkan (kalau belum ada list, buat dulu list/daftar teman)


2. ATAu kalau pengen lebih gampang yaitu sobat bisa mengelola teman (friend) dari menu 'SUNTING TEMAN' ,caranya KLIK ACCOUNT (ada di pojok kanan atas)-->  pilih EDIT FRIEND pojok kanan a
lihat gambar di bawah

sunting teman (edit friend)
di situ sobat bisa edit atau memasukan teman kedala list dengan mudah.




semoga bermanfaat


sumber : http://www.tergaptek.com/2010/07/cara-edit-friend-list-daftar-teman.html

Mau Kulit Halus Mulus? Ini Rahasianya

Hampir semua wanita mendambakan memiliki kulit halus dan mulus. Apalagi jika tanpa perlu perawatan dengan biaya mahal dan praktis. Mau tahu rahasianya? Cukup mengkonsumsi beberapa jenis makanan ini setiap hari sebagai perawatan dari dalam.
  • Tahu
Tahu adalah makanan olahan biji kedelai yang kaya dengan isoflavon. Makanan ini, telah dipublikasi oleh Journal of American College of Nutrition, dapat mempertahankan kolagen kulit, agar kulit lentur dan tidak mudah keriput.
  • Jeruk
Jeruk, terutama jeruk Bali memiliki lycopene yang tinggi. Likopen telah terbukti membuat kulit menjadi halus. Selain jeruk, sebenarnya banyak jenis buah lain yang juga mengandung likopen misalnya tomat, wortel, semangka, jambu biji, dan paprika merah.
  • Kuning Telur
Kuning telur mengandung lutein karotenoid yang mampu melindungi kulit dari akibat paparan sinar ultra violet pada kulit. Akibat ultra violet tersebut misalnya kulit berbintik hitam, garis halus, serta kanker kulit.
  • Brokoli
Brokoli punya kandungan vitamin C yang besar. Ini bagus sekali untuk menangkal keriput. Selain itu ia mampu menyerap radikal bebas dari sinar ultra violet.
  • Teh dan Kopi
Kafein yang dikandung kedua jenis minuman ini dapat membunuh sel-sel kulit pra kanker, hingga kulit terhindar dari kanker kulit.
  • Coklat / kakao
Coklat /kakao mengandung flavonoid yang bernama epikatekin. Zat ini membuat aliran darah ke kulit menjadi lancar, akibatnya kebutuhan oksigen dan nutrisi kulit terpenuhi.  Minum segelas kakao akan berdampak kulit menjadi lebih halus selama 12 jam ke depan.


sumber: http://sidomi.com/71941/mau-kulit-halus-mulus-ini-rahasianya/

Sederet Dampak Buruk High Heels bagi Tulang

Anda penggemar high heels? Berikut dampaknya dengan kesehatan tulang Anda.


  Sederet Dampak Buruk High Heels bagi Tulang 

Istilah ‘paint make gain’, memang berlaku bagi beberapa hal, misalnya, rasa sakit akibat penggunaan kawat gigi untuk mendaptkan deretan gigi yang rapih dan sehat atau pegal-pegal saat melakukan angkat beban untuk mendapatkan tubuh yang bugar dan ideal. Tapi pada penggunaan sepatu high heels, apakah istilah itu berlaku juga?
Penggunaan sepatu dengan high heels, walaupun membuat kaki pegal, memang mampu menunjang penampilan, postur tubuh akan terlihat lebih tegap dan proporsional. Tapi, sadarkah Anda bahwa jika terlalu sering menggunakannya, akan memberikan begitu banyak dampak buruk bagi beberapa bagian tubuh Anda?
High heels berbahaya, karena dengan menggunakannya sama saja dengan memaksakan kaki berjalan dengan posisi yang tidak normal dan membawa dampak yang permanen.
Dampak yang dapat ditimbulkan adalah :
  • Cedera engkel kaki.
  • Kontraksi otot betis, sehingga menjadi lebih pendek dan tegang.
  • Jari kaki menjadi  bengkok.
  • Merubah postur tulang (punggung). Tulang pinggul dan punggung tidak lagi sejajar.
  • Penebalan saraf jari sehingga jari menjadi mati rasa.
  • Menghambat peredaran darah.
  • Menghambat sistem urogenital (sistem pembuangan).
  • Menghambat kesuburan dan hasrat seksual.
Untuk pencegahan, lakukan terapi kaki seperti pijat atau berjalan tanpa alas kaki diatas batu-batuan, hindari penggunaan
 high heels setiap hari dan hindari penggunaan high heels diatas 5 cm.

sumber : http://meetdoctor.com/article/sederet-dampak-buruk-high-heels-bagi-tulang

Arti Dibalik Warna Sayur Dan Buah

Penelitian menunjukkan, warna-warna buah dan sayuran menandakan kandungan nutrisi dan fitonutrisi di dalamnya. Berikut warna-warna sayuran dan buah beserta kandungan nutrisi dan khasiatnya.






Merah (tomat, bit, paprika merah), mengandung likopen dan antosianin, dapat mencegah beberapa jenis kanker dan juga melindungi saluran kencing dari infeksi. Jingga dan kuning (paprika kuning, wortel, labu), mengandung karotin, lutein, xeaxanthin, dan flavonoid, dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah kerusakan syaraf dan mata. Hijau (bayam, brokoli, kangkung) mengandung indol dan isotiosianat, dapat melindungi tulang, gigi dan fungsi penglihatan. Selain itu juga memiliki kemampuan untuk mencegah timbunya dan penyebaran sel kanker. Putih (bunga kol, lobak, sawi putih) mengandung alil sulfida, dapat menurunkan LDL dan risiko penyakit jantung. Juga dapat membunuh H pilori, yaitu bakteri dalam lambung penyebab gangguan pencernaan. Ungu (terong, kubis ungu) mengandung antosianin, dapat melindungi fungsi syarat dan menurunkan risiko beberapa jenis kanker termasuk prostat.(**)

sumber : http://www.uniknya.com/2011/12/14/arti-dibalik-warna-sayur-dan-buah/

Kelor, Si Tanaman Ajaib

Semula saya ragu ketika seorang sahabat yang petani organik menyarankan untuk mengkonsumsi daun kelor, karena baunya yang ‘langu’ saat masih mentah. Namun pada akhir tahun 2006, setelah sahabat tadi mengirim email berisi manfaat daun kelor, dan menyampaikan ketika sudah di masak aroma langu akan hilang, maka saya memberanikan diri mencoba.
Dalam email, sahabat tadi menyampaikan bahwa kelor bermanfaat juga untuk membantu mengoptimalkan perkembangan otak pada balita. Manfaatnya tak kalah dengan ginkobiloba. Manfaat tersebut untuk manula berubah menjadi pencegah pikun.
Awalnya saya hanya memasak daun kelor muda sebagai sayuran tambahan ketika masak mie instan, atau saat membuat sup, itupun hanya kami sebagai orang-tua yang memakan. Setelah mengenal rasa, dan memastikan aman, baru kami berani memberikan ke anak-anak.
1320672921146390317

Segera Hadir Internet Gratis di Rumah Anda

Mengakses internet secara gratis, sebentar lagi bukan sekadar mimpi. Tak lama lagi Anda pun bisa mendapatkan fasilitas internet gratis di rumah dengan hadirnya Halo Media Grup.
Sebab Halo Media Grup akan membuat jaringan Wi-Fi yang bisa diakses secara gratis sehingga bisa membentuk komunitas bagi masyarakat yang melek teknologi. ‎​Saat ini berbagai penyempurnaan tengah dilakukan agar warga Kota Semarang segera bisa menikmati internet gratis.
Tunggu kehadiran kami.
 

sumber : http://halosemarang.com/segera-hadir-internet-gratis-di-rumah-anda/

Februari 28, 2012

Daftar Hewan Langka Indonesia

Daftar hewan langka Indonesia pernah saya posting pada awal 2010 silam, meskipun daftar itu hanya memuat hewan-hewan langka dari kelas mamalia saja. Karenanya kali ini kembali saya sajikan daftar hewan langka secara lebih lengkap.
Hewan pada daftar berikut, diawali dengan nama ilmiah, diikuti dengan nama dalam bahasa Inggris dan nama lokal dalam bahasa indonesia (jika tersedia). Beberapa juga dilengkapi dengan penjelasan singkat. Untuk gambar dan penjelasan lebih lengkap, silakan klik link (tautan) yang tersedia.
71 Hewan Paling Langka di Indonesia. Daftar berikut berisikan 71 hewan yang paling langka di Indonesia. Pemilihannya didasarkan pada status konservasi UICN Redlistdimana ke-71 hewan ini berstatuskan Critically Endangered, status keterancaman tertinggi.
  1. Adrianichthys kruyti (Duck-billed Buntingi). Ikan endemik danau Poso, Sulawesi. 
  2. Ailurops melanotis (Talaud Bear Cuscus; Kuskus Beruang Talaud). Hewan langka ini endemik pulau Salibabu (Kepulauan Talaud) dan Sangihe di Sulawesi Utara. Penjelasan lebih lengkap baca: Kuskus Beruang.
  3. Anoxypristis cuspidata (Knifetooth Sawfish; Ikan Hiu Todak). 
  4. Axis kuhlii (Bawean Deer; Rusa Bawean). Hewan langka dan endemik pulau Bawean, Jawa Timur dengan populasi antara 250-300 ekor (2006). Gambar dan keterangan selengkapnya baca Rusa Bawean.
  5. Balaenoptera musculus ssp. intermedia (Antarctic Blue Whale; Paus Biru)
  6. Batagur baska (Four-toed Terrapin; Tuntong). Spesies kura-kura yang tersebar di Bangladesh, Kambodia, India, Malaysia, dan Indonesia (Sumatera). Selengkapnya baca:Reptil Langka Indonesia.
  7. Batagur borneoensis (Three-striped Batagur; Tuntong Laut). Spesies kura-kura langka yang tersebar di Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
  8. Betta miniopinna. Ikan air tawar endemik Indonesia dari famili Osphronemidae.
  9. Betta spilotogena. Ikan air tawar endemik Indonesia dari famili Osphronemidae.
  10. Bunomys coelestis (Lampobatang Bunomys; Tikus Bukit Surgawi). Endemik Sulawesi. Baca: Tikus-tikus Langka Indonesia.
  11. Cacatua sulphurea (Yellow-crested Cockatoo; Kakatua Kecil Jambul Kuning). Populasi sekitar 7.000 ekor. Selengkapnya baca: Kakatua Kecil Jambul Kuning.
  12. Carcharhinus hemiodon (Pondicherry Shark; Hiu Pondicherry).
  13. Carpococcyx viridis (Sumatran Ground-cuckoo; Tokhtor Sumatera).
  14. Charmosyna toxopei (Blue-fronted Lorikeet; Perkici Buru). Burung parrot langka endemik pulau Buru, Maluku. Gambar dan penjelasan lengkap baca: Burung Perkici Buru.
  15. Chelodina mccordi (Roti Island Snake-necked Turtle; Kura-kura Rote). Baca: Kura-kura Leher Ular.
  16. Chilatherina sentaniensis (Sentani Rainbowfish). Ikan air tawar endemik Papua.
  17. Colluricincla sanghirensis (Sangihe Shrike-thrush; Anis Betet Sangihe). Burung endemik Sangihe
  18. Columba argentina (Silvery Wood-Pigeon; Merpati Hutan Perak).
  19. Corvus unicolor (Banggai Crow; Gagak Banggai). Burung langka endemik Sulawesi. Gambar dan keterangan lainnya, baca: Gagak Banggai.
  20. Crocodylus siamensis (Siamese Crocodile; Buaya Siam). Baca: Buaya Siam.
  21. Cyornis ruckii (Rueck’s Blue-Flycatcher; Burung Sikatan Aceh)
  22. Dendrolagus mayri (Wondiwoi Tree-kangaroo; Kanguru Pohon Wondiwoi). Gambar dan penjelasan lengkap hewan langka ini baca: Kanguru Pohon Wondiwoi.
  23. Dermochelys coriacea (Leatherback; Penyu Belimbing)
  24. Dicerorhinus sumatrensis (Sumatran Rhinoceros; Badak Sumatera). Populasi sekitar 200 ekor.
  25. Duttaphrynus sumatranus (Suamtera Toad; Kodok Sumatera)
  26. Elephas maximus ssp. sumatranus (Sumatran Elephant; Gajah Sumatera)
  27. Encheloclarias kelioides (sejenis catfish)
  28. Eretmochelys imbricata (Hawksbill Turtle; Penyu Sisik)
  29. Eutrichomyias rowleyi (Cerulean Paradise-Flycatcher; Burung Seriwang Sangihe)
  30. Fregata andrewsi (Christmas Island Frigatebird; Burung Cikalang Christmas)
  31. Latimeria chalumnae (Coelacanth; Ikan Raja Laut)
  32. Leptophryne cruentata (Bleeding Toad; Katak Api)
  33. Leucocephalon yuwonoi (Sulawesi Forest Turtle; Kura-kura Hutan Sulawesi. Populasi sekitar 250 ekor.
  34. Leucopsar rothschildi (Bali Starling; Jalak Bali)
  35. Macaca nigra (Celebes Crested Macaque; Beruk Hitam Sulawesi). Populasi sekitar 100.000 ekor (1998).
  36. Macaca pagensis (Pagai Island Macaque; Beruk Mentawai). Populasi 2.100-3.700 ekor (2004).
  37. Melomys fraterculus (Manusela Melomys; Tikus Seram)
  38. Millepora boschmai (Fire Coral; Karang Api)
  39. Monarcha boanensis (Black-chinned Monarch; Burung Kehicap Boano)
  40. Nisaetus floris (Flores Hawk-Eagle; Elang Flores). Populasi 250 ekor (IUCN, 2005)
  41. Otus siaoensis (Siau Scops-owl; Burung Celepuk Siau)
  42. Pandaka pygmaea (Dwarf Pygmy Goby)
  43. Panthera tigris ssp. sumatrae (Sumatran Tiger; Harimau Sumatera)
  44. Philautus jacobsoni (Kodok Pohon Ungaran)
  45. Pongo abelii (Sumatran Orangutan; Orangutan Sumatera). Populasi 6.500 ekor (2007).
  46. Presbytis chrysomelas ssp. cruciger (Tricolored Langur: Surili)
  47. Pristis microdon (Largetooth Sawfish; Hiu Gergaji Air Tawar)
  48. Pristis zijsron (Narrowsnout Sawfish; Ikan Todak Sisir Panjang)
  49. Protosticta gracilis (sejenis capung)
  50. Protosticta rozendalorum (sejenis capung)
  51. Pseudibis davisoni (White-shouldered Ibis; Burung Ibis Karau)
  52. Pteropus aruensis (Aru Flying Fox; Kalong Pulau Aru)
  53. Rhinoceros sondaicus (Javan Rhinoceros; Badak Jawa). Populasi 35-50 ekor.
  54. Simias concolor (Pig-tailed Langur; Simpei Ekor Babi; Simakobu). Populasi 6.700 – 17.300 ekor (IUCN, 2006)
  55. Spilocuscus rufoniger (Black-spotted Cuscus; Kuskus Tutul Hitam)
  56. Spilocuscus wilsoni (Blue-eyed Spotted Cuscus; Kuskus Tutul Biak)
  57. Sterna bernsteini (Chinese Crested Tern; Burung Camar China Berjambul)
  58. Sturnus melanopterus (Black-winged Starling; Jalak Putih). Populasi antara 1.000 – 2.499 ekor (BirdLife, 2001).
  59. Tarsius tumpara (Siau Island Tarsier; Tarsius Siau). Populasi 1.300 ekor (2009).
  60. Thunnus maccoyii (Southern Bluefin Tuna; Tuna Tatihu)
  61. Tylomelania kruimeli (Ikan endemik danau Mahalona, Sulawesi)
  62. Urolophus javanicus (Java Stingaree; sejenis ikan Pari)
  63. Uromys boeadii (Biak Giant Rat; Tikus Besar Biak)
  64. Uromys emmae (Emma’s Giant Rat; Tikus Besar Pulau Owi)
  65. Vanellus macropterus (Javan Lapwing; Burung Trulek Jawa)
  66. Weberogobius amadi (Poso Bungu; Ikan Gobi Poso)
  67. Xenopoecilus poptae (Popta’s Buntingi). Ikan endemik danau Poso, Sulawesi
  68. Zaglossus attenboroughi (Sir David’s Long-beaked Echidna; Ekidna Mocong Panjang Sir Davis). Baca: Ekidna.
  69. Zaglossus bartoni (Eastern Long-beaked Echidna; Ekidna Moncong Panjang Timur)
  70. Zaglossus bruijnii (Western Long-beaked Echidna; Ekidna Moncong Panjang Barat)
  71. Zosterops nehrkorni (Sangihe White-eye; Burung Kacamata Sangihe)
Selain ke-71 hewan paling langka (berstatus Critically Endangered), masih terdapat 100 spesies hewan langka lainnya dengan status Endangered (satu tingkat di bawah Critically Endangered). Di antara hewan-hewan langka yang berstatus endangered itu adalah;Banteng Jawa (Bos javanicus), Anoa Dataran Rendah (Bubalus depressicornis), Anoa Pegunungan (B. quarlesi), Bebek Rimba (Cairina scutulata), Penyu Hijau (Chelonia mydas), Ajag (Cuon alpinus), Musang Air (Cynogale bennettii), Maleo (Macrocephalon maleo) dll.

Kontak Jodoh Mobil Bekas Pasang Iklan Rumah Wirausaha